Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Roda Pemerintahan Palas Tetap Dipimpin Plt Bupati: TSO Masih Sakit

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menegaskan roda pemerintahan Kabupaten Padanglawas tetap dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ahmad Zarnawi Pasaribu yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Palas.

Hal ini, kata Edy Rahmayadi, dikarenakan kondisi Bupati Palas Nonaktif, Tongku Sutan Oloan (TSO) masih dalam keadaan sakit.

Baca juga: BUPATI Nonaktif TSO Boleh Aktif Kembali dengan Syarat Utama Ini, Berikut Penjelasan Pemprov Sumut

“Apa hasilnya (pertemuannya)? Ya memang PLT Bupati itu merupakan suatu legalitas. Plt Bupati, Plt Bupati yang ditetapkan oleh Gubernur. Kenapa dia? Karena TSO sakit,” ujar Edy Rahmayadi usai mengadakan pertemuan dengan TSO dan Ahmad Zarnawi di kantor gubernur Sumut, Senin (6/2/2023).

Menurut Edy, negara sudah menugaskan dokter khusus untuk memastikan kondisi kesehatan TSO.

Untuk itu, kata Edy, selama belum ada keterangan resmi dari dokter terkait kesehatan TSO, Palas tetap dipimpin oleh Plt.

“Sampai ada keputusan dari dokter, dokter yang ditunjuk oleh negara untuk memastikan TSO masih sakit atau tidak. Tapi ternyata kan belum. Sampai saat ini belum ada pernyataan itu sembuh. Sehingga Plt yang ditetapkan gubernur itu yang harus dilakukan mereka,” ungkapnya.

Selama diangkatnya Plt Bupati, roda pemerintahan Kabupaten Palas dikabarkan memiliki polemik.

Hal ini karena baik TSO maupun Ahmad Zarnawi mengklaim sebagai pemegang wewenang di Kabupaten Palas.

“Jadi begini, menjalankan pemerintahan itu di tangan Plt karena Bupati sakit. Ini bukan Pj ya, ini Plt. Berjalan bersama apabila ada si A, kepala dinas apa, itu adalah komunikasi mereka. Karena TSO tetap bupati. Dia (Zarnawi) wakil bupati, karena sakit maka digantilah Plt. Itulah yang menjalankan roda pemerintahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum TSO, Donna Siregar mengatakan bahwa berdasarkan peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jabatan Ply sudah ditiadakan.

Ia pun menerangkan bahwa kondisi TSO saat itu sudah sehat dan sudah kembali berkantor di Pemkab Padanglawas.

“Menurut kami surat keputusan (SK) PLT itu sudah gugur semenjak Bupati TSO sudah kembali berkantor dan ada surat keterangan sehat dari RSCM. Itu bukan SK, itu surat penugasan. Ada deadlinenya, dalam poin ketiga saya sudah lihat bahwa ketika Bupati TSO sudah sehat otomatis surat itu gugur,” kata Donna, Senin (6/2/2023).

Baca juga: Amarah Gubernur Edy Meledak ke Massa TSO, Kalau Gak Bubar, Saya Usir Bupati Kalian, Jangan Seenakmu

Menurut Donna, Wakil Bupati Ahmad Zarnawi seharusnya tidak lagi menjadi Plt.

“Seharusnya surat tugas Plt sudah gugur. Tapi nyatanya wakil bupati itu mempertahankan Plt. Plt itu kan bukan SK hanya surat penugasan biasa,” ucapnya.

(cr14/tribun-medan.com)

 
 

Related Posts